Teruntuk perempuan pemilik rusuk sebelahku


Kepada perempuan pemilik rusuk sebelahku,

Cinta. Aku menyapamu dari sudut waktu, di celah-celah rindu. Engkau di masa depan, sedangkan aku masih terkekang kelampauan. Surat ini kutulis untukmu, perempuanku. Engkau masih hilang, belum tertemukan. Engkau tak akan pernah tahu? Aku selalu khawatir denganmu, aku takut ketika kamu tersesat di jalan pulang, atau ketika jalanmu kasar, menanjak dan berbatu. Aku takut kakimu tersandung batu, engkau kesakitan kemudian menjadi lelah berjalan. Hati-hati ya, kutitipkan sebelah hati di selarik ucap khawatir. Teruslah berjalan, aku akan memandumu. Tak perlu resah, cinta. Aku tak akan (bisa) meninggalkanmu, aku juga akan menghampirimu, berjalan menungguimu menemukanku. Sabarku itu sejauh perjalanan langit dan bumi. Cintaku sejauh perjalanan matahari matahari dalam galaksi. Kasihku sedalam lubang hitam, selalu cukup untuk menampung bergunung-gunung kasih sayang. Cinta, Kita akan berjumpa di masa yang datang dalam sebuah pertemuan. Jangan musuhi waktu, masa bukan musuhku dan musuhmu, musuh kita. Sang waktu yang menuntunku kepadamu ke dalam sebuah cinta, kasih dan sayang. Jangan khawatir jarak. Moyang kita saja, adam dan hawa saja yang berjauhan sejarak setengah bumi tapi tetap bisa bertemu. Itu karena waktu. Takdir yang telah Tuhan tuliskan untuk cinta kita.

Kasih. Aku terbelenggu masa lalu, mereka menyeretku ke dalam genangan pahit kenangan yang semestinya kulupakan. Tentang dia, yang singgah di hatiku sebentar. Tentang kisah cinta yang terakhiri tanpa kita mengawalinya. Mereka pengembara. Mereka yang tidak pernah tinggal dan selalu berpindah mengetuk-ngetuk pintu lain. Aku tersenyum saja setiap melihat mereka beranjak pergi, semoga mereka sadar telah menghabiskan waktunya melewatkanku. Itu artinya, aku satu langkah lebih dekat kepadamu. Kututup saja pintu rapat-rapat, supaya mereka tak kembali. Mengais-ais kasih, mengharap cinta tak membalas cinta. Jika engkau sudah pulang, ketuk saja pintu hatiku. Kamu masih ingat kan kode yang kuberikan kepadamu? Iya, ucapkanlah “Aku mencintaimu”. Aku pun balas menjawab “Aku juga mencintaimu”. Aku berharap semoga engkau masih ingat.

Sayang. Kamu ingat apa yang Tuhan ceritakan kepadaku, kepada kita?. Aku lelakimu, dari tanah liat Tuhan menciptaku. Sedang dirimu, perempuanku. Tuhan menciptamu dari rusuk sebelahku. Tuhan mencabut sebelah rusukku yang kemudian menjelma menjadi dirimu. Engkau sebuah mukjizat yang Tuhan berikan, dari sepenggal rusuk berubah keindahan. Kau tahu mengapa Tuhan menciptamu dari rusuk sebelah kiriku? Kau tahu jantungku di sebelah kiri, hatiku berada di kiri? Mungkin sebab itu Tuhan menciptamu, untuk melindungi jantung hatiku. Entah bagaimana, jika engkau tak ada. Hatiku pasti sudah terpapar sakit, jantungku sudah lemas tertusuk pilu. Maka dari itu, aku mohon cepatlah pulang. Kembalilah berpasang kepadaku. Engkaulah wanita pemilik rusuk sebelah kiriku, kepadamu sebelah hatiku kutaruh. Kepadamu rusuk sebelah kiriku, ku sulam. Aku mohon, cepatlah pulang.

Dari lelaki pemilik rusuk sebelahmu.

Posted from WordPress for BlackBerry.

5 thoughts on “Teruntuk perempuan pemilik rusuk sebelahku

  1. Radite says:

    Ini yang paliiing bagus stlh post an yg puisi (menurutku sih)
    tp di sini bilang,jangan musuhi waktu.
    Di post an beberapa waktu lalu bilang aku membenci waktu,
    emm emm emm,yg betul yg mana coba .)

  2. Puspa says:

    tulisan kamu selalu bagus seperti biasanya🙂
    semoga segera kamu temukan perempuanmu itu😀

  3. Radite says:

    Haha,mungkin kemarin lagi galau tingkat lokal,sekarang status galau nya udah dihilangkan, .)
    sip,sama-sama mas.
    Ditunggu tulisan yg lainnya .)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: