0 Kilometer, diriku dan tahun baru


0 kilometer. Malam itu orang-orang berbondong  datang ke tempat ini, membawa keluarganya, bersama teman-teman, kekasih sekalipun. Tak ada yang tampak sendiri, kecuali diriku yang ditikam oleh kesepian yang membayang di tengahnya keramaian. Semuanya tampak antusias menyambut datangnya tahun baru, mengucap perpisahan kepada tahun sekarang. Aku dan beberapa teman tenggelam ke dalam lautan manusia, semuanya menatap langit, mencari-cari kembang api tahun baru. Mengarahkan mata lensa ke atas langit. Kami larut dalam suasana. Kebersamaan kami menyadarkan bahwaku tak pernah sendiri. Senyum mengembang diwajah mereka orang-orang, bahkan mereka yang tak ku kenal sekalipun menyunggingkan bibir.

Tepat 5 menit sebelum tengah malam, hari ini adalah tahun lalu, besok adalah tahun depan. Hujan malam itu, menitikkan setiap butirnya membasah kuyupkan kami, dagu terangkat, mata membelalak disapu tetesan hujan. Kembang api pertama di langit! indah, hanya itu yang terekam di pikiran. Setiap bunga api itu dinyalakan, menggores lukisan warna-warni di langit yang kelam. Setiap bunga api itu dinyalakan, pikiranku dipenuhi memoar masa lalu. Aku hanya mengenang yang indah saja, yang pahit hanya kukecap dalam hati. Hatiku haru, dadaku merasuk sendu, semuanya terlihat abu-abu.

Kembang api terus bersahutan mengembang saling bergantian, Ingatanku tentang sedih berganti kenangan-kenangan indah. Kuhela nafasku panjang, sepanjang harapanku di tahun depan. Aku ingin harapan baikku terkabul di tahun ini, aku ingin bahagiaku selalu bersamaku tahun ini, aku ingin mimpiku terwujud tahun ini. Cinta, cita dan asa terkumpul dalam bisikan doa, ya kepada siapa lagi aku meminta semua itu? Aku berdoa di tengah malam itu, di titik nol, ditengah hingar bingar ramainya perayaan. Tuhan, semoga engkau mendengar semua doa dan harapanku tahun ini! hela nafasku usai. Lega menyelimuti.

Aku bukan manusia tahun lalu, aku manusia tahun depan. Aku sedang menggenggam masa depan.

Yogyakarta, 1 Januari 2013

2 thoughts on “0 Kilometer, diriku dan tahun baru

  1. Tuhan akan mengubah takdirmu melalui tanganmu sendiri……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: