Konsep Ilmu Tanah


Tanah sebagai tempat tumbuh tumbuhan dan habitat bagi flora dan fauna. Tanah didefinisikan sebagai benda alami heterogen yang terdiri atas komponen-komponen padat, cair dan gas. Tanah merupakan hasil interaksi antara iklim, organisme,bahan induk,relief dan waktu. Fungsi dari hasil interaksi diatas dirumuskan sebagai berikut:

T = f (i, o, b, r, w)

dimana T adalah tanah, i untuk iklim, o untuk organisme, b untuk bahan induk. r untuk relief, w untuk waktu. Terdapat 2 konsep utama dari ilmu tanah yaitu:

1. Tanah sebagai hasil pelapukan bahan induk melalui proses bio-fisika-kimia. Kandungan hara, reaksi-reaksi yang terjadi dalam tanah.

2. Tanah sebagai tempat hidup dan tumbuh tanaman.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa konsep pandangan tersebut memberikan 2 jalur utama dalam pengkajian ilmu tanah, yaitu Pedologi dan Edafologi. Pedologi mengkaji dan mempelajari tanah sebagai suatu benda alami.  Pedologi mempelajari proses dalam reaksi bio-fisika-kimia tanah, sedangkan Edafologi mempelajari tanah sebagi tempat tumbuh tanaman dan penyedia unsur hara bagi tanaman.

Tagged , ,

One thought on “Konsep Ilmu Tanah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: